Liburan Valentine di Singapura

Pemandangan yang indah dapat menambah percikan dalam sentuhan suasana. Konsep udara terbuka dan keindahan tepi pantai, dikombinasikan dengan masakan yang nikmat, serta anggur yang memabukkan, maka Anda sudah berhasil mendapatkan malam yang indah. Kami terus mengumpulkan daftar tempat romantis di Asia. Kali ini kami menyoroti Singapura serta daftar tempat-tempat yang memiliki pemandangan luar biasa, sempurna untuk makan malam romantis yang sudah lama Anda rencanakan.
1. Jaan
Jaan yang berada di Swissotel The Stamford benar-benar mengagumkan. Suasana keseluruhan restoran didekorasi dengan sempurna, dengan sutra dan linen yang warnanya disesuaikan dengan musim yang ada, dan dengan patung lilin kristal dan perak. Namun di atas semua itu, terdapat pemandangan indah Singapura yang dapat dinikmati dari restoran di lantai 70. Jika Anda memerlukan bukti mengenai keunggulan yang ditawarkan, berikut beberapa – Jaan dinobatkan sebagai Restoran Terbaik ke 4 di Asia oleh The Miele Guide pada 2009/2010, dan berada di posisi 39 dari daftar S. Pellegrino World’s 50 Best Restaurant List 2010.
2. Sky on 57
Justin Quek, salah satu koki paling ternama di Singapura, kembali ke Singapura untuk membuka sebuah restoran baru, The Sky on 57, di lokasi resort yang baru saja diresmikan Marina Bay Sands. Berada di titik tertinggi di properti itu, Sky on 57 menyajikan gabungan dari makanan Singapura dan Asia menggunakan teknik memasak Perancis klasik dan ditambah gaya presentasi yang telah disempurnakan. Semua itu ditambah lagi dengan pemandangan yang luar biasa dari ketinggian 200m di atas tanah, sudah pasti akan menambahkan percikan romantis dan kemewahan ke acara penting Anda.

Universal Studios di Singapura bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang memesona.

Dengan harga S$ 66 (sekitar Rp 457 ribu) untuk hari kerja dan S$ 72 untuk akhir pekan dan hari libur, tiket Universal Studios bisa dibeli langsung di loket atau lewat Internet. Saya membeli tiket lewat Internet untuk mengantisipasi kehabisan kuota, karena jumlah pengunjung per hari memang dibatasi.

Hal pertama yang saya lakukan ketika di sana adalah berfoto-foto di depan bola dunia raksasa di depan gerbang. Setelah itu, berlanjut ke kawasan pertama: Hollywood — yang tentu saja lengkap dengan tulisan “Hollywood” berwarna putih. Saat menyusuri kawasan ini, berbagai suvenir yang imut dan keren sangat menggoda. Sayangnya, super mahal!

Bola Universal yang akan menyambut pengunjung.

Sepanjang jalan disulap menyerupai Hollywood Boulevard di LA, lengkap dengan lampu jalan klasik, pohon-pohon palem dan jalan setapak penuh bintang “Walk of Fame”. Ada juga replika Pantages Theater.

Tidak sampai seratus meter, suasana jalan sudah berubah, sebagai pertanda pengunjung memasuki kawasan New York. Musik, lampu dan desain bangunan pun berganti. Kali ini warna bangunan lebih gelap. Terdengar alunan musik jazz dan terkadang, asap mengepul dari bawah.
Atraksi terbesar di kawasan Sci-Fi adalah Battlestar Galactica. Ini adalah dua roller coaster yang memiliki rute berlawanan arah. Kita bisa memilih naik kereta Battlestar Human atau Cyclon. Di titik tertinggi rel, dua roller coster ini akan saling berhadapan seolah-olah akan bertabrakan meski cuma beberapa detik. Sangat mendebarkan jantung.


Salah satu rollercoaster di Universal Studios, Singapura

Selain Battlestar, Universal Studios menawarkan banyak pilihan roller coaster di kawasan lain misalnya Ancient Egypt. Roller coaster di kawasan yang dekorasinya mengundang decak kagum ini bernama Revenge of the Mummy. Pengunjung diajak berputar-putar di ruang super gelap sehingga tidak tahu kejutan apa yang akan muncul di depan mata. Mirip permainan Space Mountain di Disneyland Hong Kong.

Jika sudah lelah, kita bisa mengaso sebentar di pusat makanan Discovery di kawasan Lost World. Dengan patung dua dinosaurus beserta beberapa telur di antara air mancur, makan siang di sini terasa seperti makan siang di sarang dinosaurus.

Sama halnya seperti di Dunia Fantasi atau taman hiburan di negara lain, harga makanan dan minumannya pun mahal, sekitar S$10. Tapi berhubung perut super keroncongan, saya lupa berhitung dan langsung memesan.

Permainan di kawasan Lost World terbagi dua, yakni di taman Jurassic Park dan Water World. Anda bisa mencoba Canopy Flyer (yang mirip Ontang-Anting di Dunia Fantasi) dan berputar mengelilingi kawasan Lost World.


Kawasan Mesir Kuno di Universal Studios, Singapura.

Ada pula Dino-Soarin, Jurassic Park Rapids Adventure dan WaterWorld. Semua gratis. Tetapi jika ingin panjat tebing di Amber Rock Climb, Anda harus membayar biaya tambahan S$ 10.

Jika tidak mau berbasah-basah, Anda sebaiknya menghindari permainan Jurassic Park Rapids Adventure dan sebagai gantinya, menonton atraksi stunt seru di WaterWorld. Diadakan tiga kali sehari (12.00, 14.00, 16.30 waktu setempat), atraksi ini menampilkan adegan-adegan berbahaya yang seolah menyerap kita dalam kobaran api dan tumpahan air.

Sementara itu, di kawasan paling populer Far Far Away, kita bisa mengejar pertunjukan Donkey Live di istana Shrek, serta film Shrek 4D Adventure. Berbeda dengan kawasan lainnya, dua atraksi di kawasan Far Far Away ini tidak berbentuk permainan yang membutuhkan energi ekstra. Kita hanya tinggal duduk dan menonton di ruang berpendingin udara. Tempat lain untuk mengaso sejenak.

Kawasan terakhir yang saya kunjungi adalah Madagascar, tempat rumah Shrek. Atraksi di kawasan ini lagi-lagi roller coaster — yang bernama Enchanted Airways. Bedanya, roller coaster yang ini tidak bikin jantung berdebar.

Satu hal yang wajib dilakukan saat Anda berkunjung ke Universal Studios Singapura adalah berfoto bareng karakter-karakter film seperti Puss In Boots, empat karakter di Madagascar — Alex, Marty, Melman dan Gloria — dan karakter paling culun tapi super kawaii Kungfu Panda.

Dan tentunya, sebelum berangkat sebaiknya rencanakan penginapan anda terlebih dahulu di salah satu hotel termurah di singapura.

Hotel

Baik kalangan pejalan bisnis maupun turis kini memiliki tujuan baru untuk menginap di Singapura. Hotel Singapore Bay akan menjadi gerbang baru Pulau Sentosa pada September 2011 ini.Terletak di lokasi utama yang menghadap Sentosa, hotel ini terletak sangat dekat dengan Resorts World Sentosa Casino, Universal Studios, dan Tanjong Beach Club, serta sangat dekat dengan Mount Faber.”Bay Hotel akan memuaskan pejalan yang suka petualangan dan hal-hal unik,” kata General Manager Philip Cyril Raj. “Kami harap dengan kamar-kamar yang dilengkapi kenyamanan modern, restauran serta pelayanan mewah, Bay Hotel akan sesuai bagi turis-turis yang ingin menikmati Sentosa.”Hotel berlantai 11 ini memiliki fasad yang terinspirasi oleh berlian, masing-masing dari 333 kamar yang tersedia di sini menghadap teluk, memberi pemandangan Sentosa atau hutan Mount Faber. Kamarnya terdiri dari 42 standar, 278 deluks, 7 kamar eksekutif, dan 6 suite.

Spoilerfor booking hotel murah:

Posisi hotel ada di sepanjang jalan utama Telok Blangah, hanya beberapa menit dari CBD dan jalur bisnis Alexandra, ideal untuk pebisnis. R&R terletak tepat di seberang jalan, megamal VivoCity pun ada di samping jalur penghubung transportasi Harbourfront.

Jika Anda ingin tak terlalu jauh untuk pilihan makanan, Bay Hotel memiliki tiga restoran, termasuk Rumah Rasa, menyajikan makanan Indonesia yang halal sekaligus sarapan dan hidangan Eropa.

Perlengkapan hotel termasuk: kolam renang, gym, layanan bisnis, layanan pengasuh anak, bebas sewa pemutar DVD, X-Box, PlayStation, dan Wii.anda bisa pesan hotel pada hari valentine anda di sini

sponsored by :

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s